Monday, February 26, 2007

Archeive

Jelang rilisnya GDP UK, poundsterling masih naik


23 February 2007

Investasi bisnis di Inggris yang secara tidak diduga mengalami peningkatan tajam membuat sterling terhindar dari koreksi terhadap mata uang utama dunia


Jakarta,Financeroll.com

Laporan Harga

Pada perdagangan currencies hingga penutupan pasar AS, dollar menguat terhadap beberapa major currencies. Sedangkan rupiah melemah terhadap dollar.

Ulasan Fundamental

Dollar masih memperlihatkan keperkasaannya terhadap yen, euro dan Swiss franc setelah sehari sebelumnya data inflasi AS menunjukkan kenaikan sehingga dapat dipastikan suku bunga the Fed tidak akan mengalami penurunan di meetingnya 20 – 21 Maret. Penguatan dollar juga dibantu setelah data klaim tenaga kerja AS menunjukkan penurunan sehingga tidak memberatkan anggaran pemerintah AS. Meski data ekonomi Jepang seperti neraca perdagangan Jepang masih dinyatakan mengalami kenaikan surplusnya serta komentar gubernur BoJ Fukui bahwa pihaknya masih akan menaikkan kembali suku bunganya, tidak membuat yen untuk membaik, malah semakin terpuruk karena carry trade masih membayanginya. Begitu pula dengan euro, meski data pertumbuhan ekonomi Jerman dan data order di tingkat industri Uni Eropa mengalami kenaikan, toh euro malah terkoreksi. Pun demikian dengan Swiss franc, data tenaga kerja yang mengalami peningkatan juga tidak banyak membantu rebound dari swisssy. Beruntung poundsterling tidak mengalami koreksi, setelah data investasi bisnis di Inggris secara tidak diduga mengalami peningkatan tajam sehingga menghindarkan koreksi dari sterling. Fokus data ekonomi di Jum’at terdapat consumer spending Perancis, IFO Jerman, GDP UK.

No comments: